2

Tiba tiba chat lagi

2 min baca · 213 kata ·
12 Agustus 2026

Sudah 3 tahun tak pernah bertemu Adi, cuman melihat update status di Facebook maupun Instagram nya saja. Dia sudah mempunyai pacar tapi status nya janda anak satu. Kata orang si Adi tergila gila pada Reka. Apapun yang Reka minta Adi pasti mengabulkan. Jarak rumah merekapun jauh, Reka di Kola sedangkan Adi di Pantri.

Saat aku buka Facebook melihat statusnya sedang galau, dalam pikirku kenapa nih anak tumben banget. Aku coba memberikan comen yang ngeledek Adi. Beberapa menit ada inbox masuk, ternyata Adi.

" Hai fat, sudah gak kerja lagi?" Tanyanya.

" Masih kok di, tapi aku pindah bagian. Kamu masih kerja disitu juga?" Balik tanyaku

" Masih juga"

" Nomor kamu ganti ya?" Tanyanya adi.

" Enggak nomorku masih sama, kenapa?". Jawab ku

" Boleh minta gak?" Pintanya

" Heleh kamu kan dah punya kenapa minta lagi? Mau buat jahat ya?" Fikirku negatif.

" Astaga. Pikiranmu itu loh selalu negatif ke aku. Ya gak lah. Mau silaturahmi boleh kan?". Timpa nya

" Iya boleh sih. Ini 089xxxxxxxx ". Balas ku tanpa ragu.

Kita ganti mengirim kabar lewat pesan. Fikirku masih positif partner kerja saja tanpa lebih. Karna posisi itu aku menyukai seseorang dan kita hanya sekedar teman.

Tak ku sangka kita bisa dekat lagi, kadang hanya tanya kabar, kadang cuman iseng.

Bersambung ~