5

Menuju Rumah Baru

1 min baca · 153 kata ·
30 Agustus 2026

Fukuoka Airport, tempatku berjanji akan pergi selamanya dari sini. Menempuh kehidupan baru di negeri asing bagiku. Melepas semua doktrin dan mencoba menerapkan ilmuku di tempat baru. Selamat tinggal Fukuoka. Akan kujalani takdirku di seberang sana. Keluarga Alisha yang mengupayakan semua dokumenku berbekal bantuan dari koleganya.

Pesawat yang membawa kami akhirnya mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma.

“Selamat datang di Indonesia, Noriko. Semoga kau akan menemukan takdir baik di sini,” ucap Alisha.

“Kau adalah putri kami. Terima kasih sudah menjaga Alisha selama di Jepang.” Senyum ramah terpancar ketulusan dari kedua mata ibu Alisha.

Hanya ucapan terima kasih yang bisa kuberikan kepada mereka. Aku yang tak memiliki siapapun di tempat asalku, justru mendapatkan kehangatan dari orang asing yang menganggapku sebagai keluarga. Tak lama berselang kami dijemput seseorang yang Alisha memanggilnya dengan sebutan kakak. Dari name tag yang tertera di kemejanya, kulihat sebuah logo dan tulisan bank syariah dengan nama terang Irsyad Kurniawan. 

--- BERSAMBUNG ---